Welcome to N12k Blog

selamat datang di blog saya semoga informasinya dapat memberi manfaat bagi kita semua amin

Pelatihan self Life produk makanan

PENDAHULUAN Umur simpan produk pangan adalah selang waktu antara saat produksi hingga saat konsumsi dimana produk berada dalam kondisi memuaskan pada sifat-sifat penampakkan, rasa, aroma tekstur dan nilai gizi (Institute of Food Technology,1974). Sedangkan menurut National Food Processor Association (1978) umur simpan suatu produk didefinisikan sebagai berikut : suatu produk dikatakan berada pada kisaran umur simpannya bilamana kualitas produk secara umum dapat diterima untuk tujuan seperti yang diinginkan oleh konsumen dan selama bahan pengemas masih memiliki integritas serta memproteksi kemasan. Umur simpan suatu produk yang dikemas dapat ditetapkan dengan metode Accelerated Storage Studies (ASS). Metode ini menggunakan suatu kondisi lingkungan yang dapat mempercepat (accelerated) terjadinya reaksi-reaksi penurunan mutu produk pangan. Metode ASS dapat
menggunakan Pendekatan Kadar Air Kritis dan melalui penerapan Studi Kinetika Reaksi dengan menggunakan bantuan persamaan Arrhenius. Pada metode Pendekatan Kadar Air Kritis, produk pangan kering disimpan pada kondisi lingkungan penyimpanan yang memiliki kelembaban relatif tinggi (ekstrim), sehingga akan mengalami penurunan mutu akibat menyerap air. Sedangkan pada metode Arrhenius, produk pangan disimpan pada kondisi suhu yang ekstrim, sehingga parameter kritisnya mengalami penurunan mutu akibat pengaruh panas. Disamping penting bagi siklus produksi, pengembangan produk atau pengawasan mutu produk bagi oleh produsen, pencantuman umur simpan produk dalam label semakin menjadi penting karena baik dalam Undang-undang pangan maupun peraturan di bawahnya mensyaratkan adanya tanggal kadaluarsa produk, terutama untuk produk-produk yang beresiko tinggi. Karena itu, pengetahuan bagaimana menduga atau menentukan umur simpan produk perlu diketahui, sehingga para peserta dapat menerapkan sendiri cara penentuan umur simpan bagi produk pangan yang dihasilkan perusahaannya. PESERTA Semua personalia dan profesional yang berkecimpung dalam bisnis pangan, pengembangan produk, dan pengawasan mutu pangan disarankan untuk mengikuti pelatihan ini. Jumlah peserta pelatihan terbatas untuk 20 orang. WAKTU DAN TEMPAT Hari/tanggal : Selasa-Rabu/17-18 Juni 2014
Pukul : 08.00-16.00
Tempat : Gedung SEAFAST Center-IPB
Jl. Puspa No. 1 Kampus IPB Darmaga Bogor PENGAJAR PELATIHAN Pengajar pelatihan adalah staf pengajar pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan penelitian di Seafast Center yang telah berpengalaman dalam analisis pendugaan umur simpan atau kadaluarsa pangan dan konsultan di industri pangan. BIAYA PELATIHAN Biaya pelatihan per peserta Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah). Biaya ini meliputi materi pelatihan, makan siang, snack, sertifikat dan tidak termasuk biaya transportasi dan akomodasi peserta. Batas akhir pendaftaran hari Kamis tanggal 10 Juni 2014. Biaya pendaftaran dapat ditransfer ke rekening Rektor cq SUA/SUP, Bank BNI dengan nomor rekening 115228552 selambat-lambatnya pada tanggal 13 Juni 2014) Download Info lengkap dan Formulir Pendaftaran disini INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI: Tika
Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan-Fateta-IPB
Kampus IPB Darmaga Po.Box. 220 Bogor
Telp./Fax. 0251 8626 725, HP. 081511645506
Email : foodtech@indo.net.id, ftika@yahoo.com

info lebih lanjut


FacebookTwitterGoogle+PinterestLineWhatsAppTelegramShare

1 comment to Pelatihan self Life produk makanan

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>